Kompetensi Budaya Dalam Pelayanan Kesehatan Keterampilan Bahasa Inggris Pada Perawat Muslim Di Lingkungan Multikultural

Authors

  • Rudi Purwana Fakultas Farmasi dan Kesehatan, D3 Keperawatan, Institut Kesehatan Helvetia, Medan
  • Winda Novianti Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam, STAI Tebingtinggi Deli, Tebingtinggi
  • Asrul Fakultas Farmasi dan Kesehatan, D3 Keperawatan, Institut Kesehatan Helvetia, Medan
  • Riani Baiduri Siregar Fakultas Farmasi dan Kesehatan, D3 Keperawatan, Institut Kesehatan Helvetia, Medan
  • Mariana Fakultas Kesehatan Masyarakat, D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Institut Kesehatan Helvetia, Medan
  • Heri Saputra Fakultas Farmasi dan Kesehatan, D3 Keperawatan, Institut Kesehatan Helvetia, Medan

DOI:

https://doi.org/10.56854/jhp.v2i2.267

Keywords:

Perawat, Bahasa Inggris, Kompetensi, Pelayanan Kesehatan, Lingkungan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peningkatan keterampilan bahasa Inggris pada perawat Muslim dalam konteks lingkungan multikultural dengan fokus pada pengembangan kompetensi budaya dalam pelayanan kesehatan. Dalam konteks global yang semakin terhubung, pelayanan kesehatan yang efektif memerlukan kemampuan untuk berkomunikasi dengan pasien dari berbagai latar belakang budaya. Perawat, sebagai elemen penting dalam penyediaan pelayanan, perlu memiliki keterampilan bahasa dan pemahaman budaya yang cukup untuk merespons kebutuhan pasien dengan sensitivitas dan efektivitas. Metode penelitian ini melibatkan pelatihan keterampilan bahasa Inggris bagi perawat Muslim dan evaluasi dampaknya terhadap kompetensi budaya mereka. Pelatihan melibatkan modul-modul khusus yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam konteks pelayanan kesehatan. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner sebelum dan setelah pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman budaya, kemampuan berkomunikasi, dan penerapan praktik-praktik budaya yang sesuai oleh perawat setelah mengikuti pelatihan. Ini menandakan bahwa peningkatan keterampilan bahasa Inggris secara positif berkontribusi pada pengembangan kompetensi budaya perawat. Temuan ini memiliki implikasi penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di lingkungan multikultural.

References

García O, Wei L. Book Review Translanguaging: Language, Bilingualism and Education, by. Bellaterra J Teach Learn Lang Lit. 2018;85.

Kaluku K, Gz S, Ervan N, Kep M, Yanti DE, Hidayat AR, et al. Perilaku Organisasi Dalam Bidang Kesehatan. Cendikia Mulia Mandiri; 2023.

Basri A. Profil Organisasi Perkumpulan Ahli Bimbingan Dan Konseling Islam Indonesia. Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas 2017.

Holmes J, Wilson N. An introduction to sociolinguistics fifth edition. Routledge; 2017.

Hymes D. Models of the interaction of language and social life. 1972;

Kramsch C, Widdowson H. Language and culture: Oxford university press. David Johnson–English Dep Kennesaw State Univ Georg Cult Adult ESL. 1998;

Wei L. Moment analysis and translanguaging space: Discursive construction of identities by multilingual Chinese youth in Britain. J Pragmat. 2011;43(5):1222–35.

Moslem MC. English Education at Secondary Education. 2019;

Jang EY. Uncovering monolingual ideologies embedded in South Korean multicultural education. Int J Biling Educ Biling. 2023;1–13.

Spolsky B. The Cambridge handbook of language policy. (No Title). 2012;

Wei L. Multilingualism in the Chinese diaspora worldwide: Transnational connections and local social realities. Routledge; 2015.

Meier G. Multilingual socialisation in education: Introducing the M-SOC approach. 2018;

Downloads

Published

2023-11-30

How to Cite

Purwana, R. ., Novianti, W. ., Asrul, Baiduri Siregar, R. ., Mariana, & Saputra, H. . (2023). Kompetensi Budaya Dalam Pelayanan Kesehatan Keterampilan Bahasa Inggris Pada Perawat Muslim Di Lingkungan Multikultural. Journal Healthy Purpose, 2(2), 134–138. https://doi.org/10.56854/jhp.v2i2.267

Issue

Section

Artikel